Selasa, 20 November 2012

Ginjal

Pengertian Ginjal
Ginjal adalah suatu kelenjar yang terletak di bagian belakang kavum abdominalis di belakang peritonium pada kedua sisi vertebra lumbalis III, melekat langsung pada dinding belakang abdomen. Bentuk ginjal seperti biji kacang , jumlahnya ada dua buah kiri dan kanan, ginjal kiri lebih besar dari pada ginjal kanan dan pada umumnya ginjal laki-laki lebih panjang dari ginjal wanita.




Fungsi Ginjal
Ginjal berfungsi :

1. Memegang peranan penting dalam pengeluaran zat-zat toksis atau racun.
2. Mengeluarkan sisa-sisa metabolism hasil akhir dari protein urenum, kreatinin, dan amoniak.
3. Mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh.
4. Memepertahankan suasana keseimbangan cairan.
5. Mengatur keseimbangan osmotik.
6. Mengatur volume air (cairan) dalam tubuh.
7. Mempertahankan keseimbangan garam-garam dan zat-zat lain dalam tubuh.
8. Mempertahankan keseimbangan ion yang optimal dalam plasma (keseimbangan elektrolit).
9. Ekresi hasil sisa metabolisme.

Struktur Ginjal
Ginjal terbungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsula renalis yang terdiri atas jaringan fibrus berwarna ungu tua. Ginjal terbagi menjadi tiga bagian yaitu kulit ginjal (korteks renalis), sumsum ginjal atau (medulla), dan rongga ginjal (Pelvis renalis).

Kulit Ginjal (Korteks)
   Pada kulit ginjal terdapat bagian yang bertugas melaksanakan penyaringan darah yang disebut nefron. Pada tempat penyarinagn darah ini banyak mengandung kapiler – kapiler darah yang tersusun bergumpal – gumpal disebut glomerolus. Tiap glomerolus dikelilingi oleh simpai bownman, dan gabungan antara glomerolus dengan simpai bownman disebut badan malphigi.
Penyaringan darah terjadi pada badan malphigi, yaitu diantara glomerolus dan simpai bownman. Zat – zat yang terlarut dalam darah akan masuk kedalam simpai bownman. Dari sini maka zat – zat tersebut akan menuju ke pembuluh yang merupakan lanjutan dari simpai bownman yang terdapat di dalam sumsum ginjal.

Sumsum Ginjal (Medula)
   Sumsum ginjal terdiri beberapa badan berbentuk kerucut yang disebut piramid renal. Dengan dasarnya menghadap korteks dan puncaknya disebut apeks atau papila renis, mengarah ke bagian dalam ginjal. Satu piramid dengan jaringan korteks di dalamnya disebut lobus ginjal. Piramid antara 8 hingga 18 buah tampak bergaris – garis karena terdiri atas berkas saluran paralel (tubuli dan duktus koligentes). Diantara pyramid terdapat jaringan korteks yang disebut dengan kolumna renal. Pada bagian ini berkumpul ribuan pembuluh halus yang merupakan lanjutan dari simpai bownman. Di dalam pembuluh halus ini terangkut urine yang merupakan hasil penyaringan darah dalam badan malphigi, setelah mengalami berbagai proses.

Rongga Ginjal (Pelvis Renalis)
   Pelvis Renalis adalah ujung ureter yang berpangkal di ginjal, berbentuk corong lebar. Sabelum berbatasan dengan jaringan ginjal, pelvis renalis bercabang dua atau tiga disebut kaliks mayor, yang masing – masing bercabang membentuk beberapa kaliks minor yang langsung menutupi papila renis dari piramid. Kliks minor ini menampung urine yang terus kleuar dari papila. Dari Kaliks minor, urine masuk ke kaliks mayor, ke pelvis renis ke ureter, hingga di tampung dalam kandung kemih (vesikula urinaria).

Berikut Adalah Sistem Urinari


0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Ginjal
Blogger Theme by BloggerThemes | Theme designed by Jakothan Sponsored by Internet Entrepreneur